The effect of the index card match learning model on twelfth-grade students’ ability to review the short story “Maling”

Authors

  • Lailan Marfirah STKIP USMAN SAFRI KUTACANE
  • Irfan Johari STKIP USMAN SAFRI KUTACANE
  • Fitri Keumala Sari STKIP USMAN SAFRI KUTACANE

Keywords:

index card match, meresensi cerpen, model pembelajaran, hasil belajar siswa, penelitian kuantitatif

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Index Card Match terhadap kemampuan siswa dalam meresensi cerpen “Maling.” Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan one-group pretest–posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XII SMA Negeri 1 Tanoh Alas yang berjumlah 24 orang, sekaligus dijadikan sampel penelitian dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes meresensi cerpen yang diberikan sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran Index Card Match. Hasil pretest menunjukkan bahwa kemampuan awal siswa dalam meresensi cerpen tergolong rendah dengan nilai rata-rata sebesar 48,91 dan standar deviasi sebesar 7,66. Setelah diberikan perlakuan, hasil posttest mengalami peningkatan yang signifikan dengan nilai rata-rata sebesar 78,91 dan standar deviasi sebesar 3,28, yang termasuk dalam kategori baik. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t menghasilkan nilai t hitung sebesar 19,09. Nilai tersebut lebih besar dibandingkan dengan nilai t tabel sebesar 1,717 pada taraf signifikansi 5% dengan derajat kebebasan 22. Dengan demikian, hipotesis penelitian diterima. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Index Card Match berpengaruh positif secara signifikan terhadap kemampuan meresensi cerpen siswa. Jika dikaitkan dengan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) mata pelajaran Bahasa Indonesia sebesar 75, kemampuan siswa setelah perlakuan telah memenuhi standar yang ditetapkan. Oleh karena itu, model pembelajaran Index Card Match efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan meresensi cerpen siswa.

References

Helmiati. (2018). Model pembelajaran. Aswaja Pressindo.

Hamnuri. (2020). Model pembelajaran. Insan Madani.

Istarani. (2017). 58 model pembelajaran inovatif. Media Persada.

Juntak Margana. (2019). Penerapan model belajar aktif tipe index card match (ICM).

Kemendikbud. (2020). Modul pembelajaran SMA: Bahasa Indonesia. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kresnanto, D. (2020). Metode pembelajaran card match. https://widya.wordpress.com

Silberman, M. L. (2019). Active learning: 101 strategies to teach any subject. Nuansa.

Sugandi, A. (2019). Teori pembelajaran. UPT MKK UNNES.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suprijono, A. (2019). Cooperative learning: Teori dan aplikasi PAIKEM. Pustaka Pelajar.

Sutopo, & Preamesti. (2019). Eksperimentasi model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) dengan pendekatan open-ended terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa ditinjau dari motivasi belajar siswa kelas XI IPA MA Negeri 2 Surakarta.

Trianto. (2020). Model-model pembelajaran inovatif berorientasi konstruktivistik: Konsep, landasan teoritis-praktis dan implementasinya. Prestasi Pustaka.

Vardiansyah, D., & Febriani, E. (2021). Filsafat ilmu komunikasi: Pengantar ontologi, epistemologi, aksiologi. Indeks.

Downloads

Published

2026-03-26

How to Cite

Lailan Marfirah, Irfan Johari, & Fitri Keumala Sari. (2026). The effect of the index card match learning model on twelfth-grade students’ ability to review the short story “Maling”. Meujile: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 2(1), 1–9. Retrieved from https://journal.stkip-us.ac.id/index.php/meujile/article/view/33